Pintu Baja Tahan Api

Dalam praktiknya, pintu baja tahan api lebih sering dimanfaatkan untuk keperluan di sektor konstruksi seperti pabrik. Namun pada perkembangannya, banyak gedung di sektor komersil mulai menggunakan pintu jenis ini seperti mal, apartemen, gedung perkantoran, dan lain sebagainya. Tujuannya? Tentu saja untuk keamanan.

Apa Itu Pintu Baja Tahan Api?

Pintu Baja Tahan Api - yanginkapisifirmalari.com

Pintu Baja Tahan Api – yanginkapisifirmalari.com

Pada dasarnya, pintu baja tahan api merupakan sebuah alat yang diciptakan untuk mengeblok asap dan panas dari api di antara kompartemen atau area yang terbakar. Tujuannya adalah untuk alasan keamanan bagi orang yang berada di sekitar lokasi munculnya api.

Dari namanya, pintu ini antiapi dan tidak mudah terbakar untuk mengamankan suatu area dari api dalam jangka waktu tertentu. Lama kemampuan pintu baja dalam menahan api tersebut tergantung pada kualitas konstruksi pintu serta struktur bangunan di sekitarnya.

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli pintu baja tahan api, pastikan untuk mengetahui spesifikasinya secara lengkap. Pasalnya, setiap detail komponen dari pintu ini harus lolos tes oleh perusahaan keamanan, dari mulai rangka pintu, gagang, sampai selotnya.

Secara umum, pintu tahan api memiliki beberapa elemen yang terbuat dari rangka yang solid, dan dilapisi oleh pelapis antiapi yang dirancang untuk bisa mengembang pada suhu di atas 200° Celsius.

Pada banyak kasus kebakaran, sekitar 42% dari kematian disebabkan akibat menghirup asap. Oleh karena itu, beberapa pintu baja tahan api juga dilengkapi dengan segel antiasap yang terintegrasi dengan fitur antiapi itu sendiri. Ada juga yang memiliki fitur self-closing atau menutup secara otomatis, dan tidak boleh dibiarkan terbuka.

Untuk metode pengetesan, perusahaan biasanya memaparkan daun pintu pada kondisi panas yang cukup intens untuk melihat berapa lama alat tersebut mampu bertahan.

Read More :   Importir Lantai Vinyl Terpercaya Di Indonesia, Disini Tempatnya

Tipe-Tipe Rating Pintu baja Tahan Api

Pintu Baja Tahan Api - s5.postimg.org

Pintu Baja Tahan Api – s5.postimg.org

Nah, aplikasi pintu baja tahan api tergantung pada kebutuhan dan konstruksi gedung. Jika Anda ingin membeli pintu yang kuat dan tahan lama, ada baiknya untuk memilih pintu dengan rating yang tinggi. Daya tahan pintu ini ditentukan oleh lama kemampuannya dalam menahan panas dalam ruangan. Ada yang 3 jam, 2 jam, 1 jam, atau ½ jam.

  • Rating 3 Jam

Klasifikasi pintu yang tahan api selama 3 jam biasanya dibutuhkan pada bangunan yang memiliki area luas. Untuk aplikasinya, pintu ini harus dipasang di bagian dinding yang memisahkan antargedung atau di dinding yang memiliki rating 4 jam.

  • Rating 90 Menit

Kebanyakan, pintu dengan rating 90 menit (1 ½ jam) harus dipasang pada dinding yang memiliki rating 2 jam. Lokasinya beragam; Anda bisa memasangnya di dekat tangga, di ruang kamar ketel (boiler room), atau di dinding bagian luar gedung yang memiliki potensi paparan kebakaran tinggi.

  • Rating 1 Jam

Pintu baja tahan api dengan rating 1 jam bisa dipasang pada dinding yang juga memiliki rating 1 jam. Biasanya, pintu ini berlokasi pada dinding di ruangan pemisah dalam gedung.

  • Rating 45 Menit

Untuk pemasangan pintu tahan api dengan rating 45 menit, dibutuhkan dinding dengan rating ketahanan 1 jam. Kebanyakan, pintu jenis ini dipasang di koridor-koridor dan partisi ruangan. Ada juga yang memasangnya di dinding bagian luar yang rawan terpapar api.

  • Rating 20 Menit

Sama seperti tipe sebelumnya, pintu baja tahan api dengan rating 20 menit harus dipasang pada dinding yang memiliki rating 1 jam. Anda kerap menemukannya pada koridor ruangan.

Material Pintu Baja Tahan Api

Pintu Baja Tahan Api - sites.google.com

Pintu Baja Tahan Api – sites.google.com

Penggunaan pintu baja tahan api bisa menjadi alat pelindung panas terbaik yang bisa Anda aplikasikan pada bangunan gedung. Selain bisa menyelamatkan nyawa seseorang, pintu jenis ini juga ditujukan supaya barang-barang di dalam gedung tetap terlindungi. Namun satu hal yang harus diingat, pemasangan pintu harus dilakukan dengan sempurna, termasuk bagian-bagian rangka, segel dan engselnya.

Read More :   Pipa Besi dan Jenis-jenisnya yang Ada di Pasaran

Material yang digunakan untuk membuat pintu ini adalah baja ringan. Kebanyakan produsen menggunakan jenis karbon atau karbon rendah, baja, atau besi tahan karat (stainless steel). Selain antiapi, pintu jenis ini juga lebih kuat untuk menghalau penyusup, serta mampu bertahan dalam kondisi ekstrem lainnya.

Meski terbilang kuat, masih banyak produsen yang membuat pintu baja tahan api yang dilengkapi dengan pelapis, teruatama pada pintu yang memiliki panel kaca. Bentuknya pun beragam; biasanya memiliki pelapis dari bubuk poliester yang memiliki macam-macam warna. Selain bubuk poliester, produsen juga sering menggunakan laminasi PVC, termasuk serbuk kayu sebagai pelapis pintu.

Pemasangan pintu baja tahan api harus dilakukan secara presisi untuk menghindari adanya kebocoran asap, panas, dan api saat musibah kebakaran terjadi. Pastikan Anda memilih pintu dengan material terbaik dan memilih teknisi terbaik untuk aplikasinya.

Fungsi dan Cara Kerja Pintu Baja Tahan Api

Pintu Baja Tahan Api - sites.google.com

Pintu Baja Tahan Api – sites.google.com

Saat Anda memilih untuk membeli pintu jenis ini, apakah Anda sudah tahu bagaimana cara kerjanya?

Untuk mencegah api menyebar, bingkai pintu memiliki segel api, sementara daun pintu dirancang dengan fitur yang mampu menahan paparan panas suhu tinggi tanpa mengalami kebocoran. Seluruh bagian pintu termasuk engsel, kenop, serta pengaitnya harus lolos uji ketahanan api yang ekstrem.

Read More :   7 Fakta Pipa Tubing Besi yang Perlu Diketahui

Selain mampu memberi perlindungan dari api, pintu jenis ini juga dirancang untuk menutup akses asap atau gas beracun lainnya. Pintu baja antiapi mampu mencegah penyebaran asap dari satu ruangan ke ruangan lainnya, serta menutup akses masuknya oksigen. Mengapa? Karena oksigen bisa memperparah kondisi kebakaran.

Berkat fungsi dan fiturnya, pintu baja tahan api kini banyak diminati oleh berbagai kalangan. Tidak hanya di sektor produksi, beberapa sektor komersil di bawah ini juga kerap menggunakan pintu antiapi dalam konstruksinya:

  • Properti Pribadi

Siapa bilang rumah pribadi tidak boleh memiliki pintu baja tahan api? Pemasangan pintu jenis ini biasanya dilakukan pada dinding di area dapur atau ruang yang menyimpan alat-alat elektronik dan benda mudah terbakar lainnya. Bahkan, jika Anda memiliki rumah tingkat (2 atau lebih), pemasangannya disarankan pada area dekat tangga atau pada dinding garasi yang berhubungan langsung dengan area utama rumah.

  • Properti Komersial

Penggunaan pintu baja tahan api pada properti komersial banyak ditemukan di hotel, mal, rumah sakit, atau layanan publik lainnya. Biasanya, pintu ini dipasang pada dinding di sepanjang jalur evakuasi.

Pada properti komersial, pemasangan pintu antiapi standar harus dilengkapi dengan pencahayaan dan alat pemadam kebakaran (APAR).

  • Kawasan Residensi Komersil

Kebanyakan kawasan residen komersil seperti apartemen memiliki pintu tahan api untuk mencegah menyebarnya kebakaran. Pihak pengembang harus menyediakan jalur evakuasi standar yang dilengkapi dengan pencahayaan, alat pemadan kebakaran serta pintu baja tahan api. Selain itu, bagian tembok, partisi, serta bagian konstruksi lainnya pun harus lolos uji penilaian.

Selain melindungi Anda dari risiko paparan api saat kebakaran terjadi, pintu baja tahan api juga memiliki fitur yang mencegah penyebaran asap dan gas beracun yang bisa mengakibatkan kematian. Sebelum membeli, pastikan pintu memiliki fitur konstruksi terbaik dan terbuat dari material yang telah teruji.

Leave a Reply