Sebagai orang yang awam terhadap material pelapis lantai, mungkin Anda akan kesulitan memutuskan untuk memakai antara lantai vinyl dengan laminate flooring. Umumnya produsen atau distributor mempromosikan keduanya sebagai produk murah, mudah dipasang, dan mampu menjadikan interior rumah lebih elegan.

Akan tetapi, meski tampilan keduanya tampak sama, tetaplah memiliki sejumlah perbedaan.

Berikut perbandingan antara keduanya:

Laminate Flooring
Komposisi Produk Laminate Flooring dan Vinyl – Laminate Flooring

1. Komposisi Produk Laminate Flooring dan Vinyl

Vinyl flooring terbuat dari material sintetis sepenuhnya. Pada vinyl tile dan vinyl plank standar, lapisan dasar biasanya terbuat dari fiberglass yang dibalut dengan PVC dan lapisan plastik. Lapisan bagian atas dicetak dan diberikan lapisan emboss untuk memberikan tekstur berbeda.

Untuk mewah vinyl flooring, komposisinya sedikit berbeda dengan adanya multilayer PVC. Ketebalan vinyl berkisar antara 1,5 mm untuk vinyl lembaran dan 5 mm untuk mewah vinyl planks. Sehingga produk ini lebih tipis dari laminate flooring.

Sedangkan laminate flooring memiliki komposisi utama berupa kayu dan melamine resin. Pada bagian permukaan atas menggunakan desain layer yang dicetak. Sementara bagian bawah merupakan papan serat kaku.

Laminate Flooring
Installing Laminate Flooring – Tampilan Fisik vinyl click

2. Tampilan Fisik

Dulu, lantai vinyl umumnya berupa lembaran dengan pola cetak bergaris agar serupa dengan ubin keramik. Namun, kini lantai papan laminate dan vinyl modern tampil lebih mewah menyerupai tekstur kayu, batu, atau marmer.

3. Harga

Baik vinyl maupun laminate lebih murah daripada bahan kayu keras, keramik, atau ubin porselen. Akan tetapi, jika dibandingkan, vinyl standar lebih murah daripada laminate, sementara untuk yang model vinyl mewah, harganya hampir sama dengan laminate.

Laminate Flooring

4. Ketahanan Terhadap Air

Lantai vinyl lebih tahan terhadap air, baik vinyl standar maupun mewah, karena keduanya dibuat dari bahan kedap air. Sehingga material ini dapat diaplikasikan pada kamar mandi, ruang penatu, dekat pintu masuk, dan ruang bawah tanah yang lembap. Lembaran vinyl dengan lebar 3,65 m tidak memerlukan sambungan, sehingga sesuai untuk kebutuhan lantai kedap air.

Sementara lantai laminate kurang tahan air dan rentan terhadap pelapukan, karena berbahan inti papan serat. Produk lantai laminate umumnya hanya dapat bertahan terhadap kelembapan, tetapi tidak tahan air. Lantai laminate juga dapat menimbulkan genangan karena lambat meresap. Sehingga Anda harus cepat mengelap agar tidak menyebabkan tergelincir ketika melewatinya.

laminate flooring
Cara Pemasangan laminate flooring vinyl

5. Cara Pemasangan

Lembaran vinyl standar agak sulit untuk dipasang oleh orang yang belum berpengalaman. Sedangkan papan laminate flooring mudah dipasang sendiri. Terutama untuk laminate dengan sistem click and lock. (klik Disini info lantai vinyl click)

Untuk mengerjakannya juga tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan banyak peralatan, hanya gergaji tangan dengan alas untuk memotong.

Laminate Flooring
Kemampuan Meningkatkan Nilai Jual – Laminate Flooring

6. Kemampuan Meningkatkan Nilai Jual

Lantai laminate lebih unggul karena dapat meningkatkan nilai jual rumah. Apabila Anda berniat menjual rumah, umumnya pembeli menghargai lebih tinggi bagi rumah dengan lantai laminate daripada vinyl.

Laminate memang tidak setara dengan kayu atau lantai keramik, tetapi biasanya tidak akan mengganggu minat pembeli terhadap rumah Anda.

7. Faktor Ramah Lingkungan

Jika Anda mengutamakan bangunan dengan karakter ramah lingkungan, laminate flooring lebih unggul karena terbuat dari kandungan serat kayu alami.

Beberapa produsen menawarkan laminate yang memenuhi syarat untuk didaur ulang. Akan tetapi, lantai laminate menggunakan lapisan plastik dan resin melamin yang bukan bahan hijau.

laminate flooring
Faktor Ramah Lingkungan – laminate flooring

Sedangkan lantai vinyl saat ini telah diproduksi dari bahan dengan emisi rendah. Meski demikian vinyl adalah bahan yang tidak dapat diurai, sehingga tak dapat didaur ulang dan mencemari lingkungan jika dibakar. (Ingin membeli lantai vinyl click? klik disini)

Dengan demikian, keduanya bukan bahan ramah lingkungan, tetapi laminate lebih baik karena kandungan bahan alaminya mencapai 90 persen.

Kesimpulannya, vinyl terbuat dari 100% plastik, tahan terhadap kelembapan, dan baik untuk area basah. Sementara laminate flooring merupakan 99% kayu, mampu meningkatkan harga jual rumah, terlihat lebih natural, dan lebih nyaman pada kaki.

Komentar