10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor

Plafon adalah bagian dari rumah yang sering dijadikan finisher atau dikerjakan paling akhir. Bagian ini kerap diabaikan oleh pemilik rumah karena dianggap kurang penting. Asal bagian rumah lain sudah benar, bagian plafon bisa dikerjakan seadanya saja asal tidak bocor saja sudah cukup.

Sebenarnya plafon atau ceiling adalah bagian yang cukup penting. Meski sering diabaikan ada banyak hal yang harus dipenuhi agar rumah bisa terlihat lebih indah secara desain atau sehat karena plafon juga memiliki kemampuan untuk melakukan sirkulasi udara.

Nah, untuk mengetahui seperti apa pentingnya dari plafon dan juga jenis-jenisnya yang cocok untuk rumah dan kantor, simak ulasan di bawah ini.

Mengapa Plafon Penting untuk Rumah dan Kantor?

Mengapa Plafon Penting untuk Rumah dan Kantor - 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor

Mengapa Plafon Penting untuk Rumah dan Kantor – 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor – alternativealexandriawaterfrontplan

Plafon tidak hanya masalah membuat langit-langit di rumah agar tidak kelihatan kerangka bangunan dan gentingnya saja. Lebih dari itu plafon juga memiliki beberapa hal penting yang di antaranya terdiri dari:

  • Menentukan Suasana

Plafon menentukan suasana dari rumah atau kantor. Kalau Anda ingin mendapatkan suasana yang berbeda saat berada di rumah, pilih jenis plafon yang berbeda-beda. Misal untuk ruangan bersantai, pilih jenis plafon rendah yang memberikan kesan nyaman sehingga cocok untuk tempat relaksasi.

Sementara itu kalau ingin membuat klien terkesan dengan plafon yang dimiliki, coba gunakan jenis high ceiling. Dengan plafon jenis ini, meski ruangan untuk rapat tidak terlalu lebar, Anda akan merasa berada di ruangan yang lebar.

Bisa dibilang, efek ini hanya ilusi pandangan saja. Namun, cukup berpengaruh untuk membangun mood menjadi baik.

  • Menentukan Kesehatan

Seseorang jadi mudah sakit bukan hanya karena mereka tertular dari orang lain. Terkadang ruangan rumah yang terlalu lembap dan memiliki sirkulasi udara yang buruk juga bisa menyebabkan seseorang jadi sering sakit.

Untuk mengatasi kondisi ini diperlukanlah plafon yang bagus dan cenderung tinggi Plafon jenis ini akan memberikan sirkulasi udara yang baik sehingga ruangan di dalam rumah akan mendapatkan suplai udara segar dan tidak akan ada udara yang diam dan lembap.

Plafon tinggi juga cocok digabungkan dengan jendela dengan ukuran yang lebih lebar. Jendela akan memberikan suplai udara yang cepat. Selain itu kalau jendelanya terbuat dari bahan kaca, suplai cahaya alami di dalam rumah juga akan melimpah.

  • Meningkatkan Estetika

Anda yang suka sekali mendesain ruangan, plafon adalah bagian penting karena bisa mendukung estetika secara menyeluruh. Kalau desain interior dan eksterior hanya diaplikasikan pada ruangan dan sekitar tembok saja, keindahannya tidak akan dimaksimalkan.

Plafon akan menunjang apa yang ada di bawahnya. Misal menggunakan plafon dengan unsur kayu bisa menambah suasana dalam di dalam rumah. Selain itu kalau menggunakan jenis plafon yang berisi aneka lampu menggantung akan membuat suasana jadi lebih nyaman dan minimalis.

  • Mengurangi Suara Berisik

Plafon yang diaplikasikan pada rumah dan kantor memiliki sedikit perbedaan fungsi. Kalau di rumah difokuskan pada estetika dan kesehatan saja, di kantor juga difungsikan untuk mereduksi suara-suara yang tidak perlu atau terlalu berisik.

Kalau kantor memiliki konsep kubikel mungkin suara tidak akan terlalu banyak karena karyawan jarang mengobrol. Sementara kalau kantornya berbentuk open space, suara berisik bisa saja terjadi dan mengganggu pekerjaan orang lain yang tidak menyukai kebisingan.

Pada kantor, plafon biasanya dibuat dengan konsep tinggi dan diberi bahan untuk menyerap suara. Dengan konsep ini, ruangan akan jadi lebih tenang dan bonus sirkulasi udara yang baik kalau dipadukan dengan jendela yang besar dan memberi suplai cahaya matahari yang melimpah.

  • Menjaga Produk

Kalau Anda sedang membuat perusahaan atau memiliki rumah yang digunakan untuk menyimpan barang, plafon harus diperhatikan. Pertama, plafon haruslah tinggi karena bisa memberikan sirkulasi udara yang baik.

Dengan sirkulasi udara yang baik, barang retail yang dijual tidak akan mudah rusak entah karena lebap atau mungkin jamuran. Jadi, ketimbang barang yang dijual tidak bisa digunakan dengan, lebih baik memerhatikan kondisi plafonnya.

Jenis Plafon yang Cocok untuk Rumah dan Kantor

Jenis Plafon yang Cocok untuk Rumah dan Kantor - 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor

Jenis Plafon yang Cocok untuk Rumah dan Kantor – 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor – homedit

Setelah mengetahui pentingnya plafon untuk rumah atau kantor, sekarang saatnya kita cari tahu jenis-jenis plafon yang bisa diaplikasikan. Berikut daftar jenis plafon yang bisa Anda gunakan sebagai rujukan.

  • Plafon Konvensional

Plafon pertama yang bisa digunakan untuk rumah adalah jenis konvensional. Plafon jenis ini biasanya memiliki bentuk mirip sekali dengan tembok karena cenderung datar dan tidak memiliki apa-apa. Plafon ini biasanya terbuat dari cor atau menggunakan semacam asbes yang nantinya akan ditambahi beberapa bahan agar lebih tebal dan juga merik untuk dilihat.

Plafon konvensional biasanya tidak terlalu tinggi. Ukurannya hanya sekitar 2,5-3 meter dari lantai. Salah satu aksesori yang ada di plafon konvensional adalah lampu, kipas angina, atau mungkin kotak untuk sirkulasi udara di rumah.

Kelebihan dari plafon konvensional adalah mudah dibuat dan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara itu kekurangannya hanya dari segi desain yang tidak menarik dan kadang tidak memiliki sirkulasi udara sehingga rumah membutuhkan jendela yang besar.

  • Plafon Timah
Plafon Timah - 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor

Plafon Timah – 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor – saltyvolt

Plafon timah atau sering disebut dengan tin ceiling adalah plafon kuno yang kerap digunakan pada akhir abad ke-19. Terbuat dari bahan timah yang dicetak menjadi lempeng-lempeng  dengan beberapa dekorasi berupa ukiran atau dibuat polos begitu saja.

Plafon timah ini memberikan sentuhan kuno dari rumah. Kesan ini akan bertambah kalau dipadukan dengan lampu gantung dari bahan logam. Selanjutnya, interior dan eksterior juga memilih bahan logam yang membuat semua elemen bisa menyatu dengan sempurna.

Oh ya, plafon yang terbuat dari timah ini tidak hanya digunakan untuk dekorasi saja. Lebih dari itu, ada segudang manfaat yang akan didapatkan kalau memakai jenis plafon ini. Pertama adalah terbebas dari kebakaran, kalau Anda suka memasak, asapnya tidak akan merusak langit-langit.

Plafon timah ini biasanya menggunakan warna asli dari timah. Namun, untuk desain yang lebih modern, sedikit diwarnai agar lebih menarik saat dipandang.

  • Plafon Jenis Exposed

Dibuat di dalam rumah memang untuk menutupi bagian kerangka, alur sirkulasi, dan juga genting yang ada di atas. Namun, pada beberapa desain bernama exposed ceiling, plafon malah menunjukkan jeroan dari bagian atas rumah sehingga terlihat unik dan juga menarik.

Desain dari exposed ceiling ini banyak digunakan pada rumah-rumah yang dominan dengan unsur kayu. Plafon didesain untuk menunjukkan sambungan dari kayu dan elemen yang ada di sekelilingnya.

Exposed ceiling cocok untuk ruangan keluarga, dapur, dan juga ruangan untuk makan. Bagian yang terbuka bisa ditambah aksesori seperti lampu-lampu yang mengantung dan juga elemen lain yang mendukung desain secara menyeluruh.

Kelebihan dari plafon jenis ini adalah murah karena tidak perlu banyak hal untuk menutupi sebagian besar ruang di udara. Sementara itu, kekurangannya mungkin memudahkan api untuk menyebar kalau terjadi kebakaran di bagian bawah rumah.

  • Plafon Balok
Plafon Balok - 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor

Plafon Balok – 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor – jgregori

Adalah jenis plafon yang menggunakan kayu sebagai bahan utama. Balik akan ditata sebagai penyangga dan disela-selanya terdapat kayu yang dipelitur atau dibiarkan dengan warna aslinya yang menarik. Beberapa plafon balok juga didesain dengan beberapa bentuk untuk memberikan kesan menarik.

Digunakan untuk memberikan kesan rumah ala pedesaan yang khas. Kesan ini akan tampak begitu Anda masuk ke dalam rumah dan menyaksikan plafon atau langit-langit yang tampak etnik dan menyatu sekali dengan alam.

Plafon balok cocok sekali untuk rumah yang tinggi. Kesan alami yang ditampilkan membuat siapa saja yang ada di dalamnya jadi betah. Sementara itu, plafon balok ini tidak cocok untuk langit-langit rendah. Penggunaan kayu yang terlalu banyak bisa membuat ruangan jadi terlihat sempit.

Plafon balok bisa dipadukan dengan berbagai jenis lampu atau hiasan. Paduan ini bisa membuat ruangan jadi terkesan lebih etnik atau sedikit modern. Anda bisa memilih sendiri mana yang cocok untuk rumah atau mungkin kantor.

  • Plafon Baki

Baki adalah wadah yang kerap digunakan untuk membawa minuman atau makanan kalau ada tamu tiba. Baki biasanya berbentuk kotak dengan bagian tengah agak menjorok ke dalam. Konsep baki ini juga digunakan untuk plafon dalam bentuk kotak besar  yang di tengahnya agak menjorok ke dalam. Biasanya jarak antara ujung plafon ke dalam sekitar 15 centimeter.

Plafon baki ini banyak digunakan untuk ruang tamu atau kamar mandi. Desainnya yang minimalis bisa memberikan kesan yang nyaman. Oh ya, bagian pinggir dari plafon yang lebih tebal biasanya digunakan untuk meletakkan lampu atau hiasan lain yang menunjang interior dan eksterior dari ruangan.

Beberapa desainer dari plafon ini kadang memberikan beberapa bentuk unik di sekelilingnya. Desain ini akan memberikan efek khusus kalau lampu dinyalakan atau saat terkena cahaya matahari secara langsung.

  • Plafon Kubah

Plafon jenis kubah biasanya berbentuk miring dengan dua sisi menyatu di bagian atas. Bagian kiri dan kanan dari plafon ini menampilkan kesan megah seperti bangunan gereja. Plafon kubah ini cocok untuk Anda yang ingin mendapatkan ruangan yang minimalis, tapi cukup lega dan bisa diberi beberapa ornamen atau aksesori pendukung lainnya.

Plafon kubah sangat cocok untuk ruangan makan dan juga ruangan tidur. Di sisi kiri dan kanan bisa digunakan untuk menggantung aneka lampu yang ukurannya bisa disesuaikan. Sementara itu bagian tengah dari plafon juga bisa digunakan untuk memasang kipas angin.

Kalau Anda ingin menambah ventilasi udara, taruh beberapa jendela di bagian kubah yang miring. Di bagian ini Anda bisa membuat beberapa jendela yang bisa dibuka atau ditutup secara manual atau otomatis. Kalau sirkulasi udaranya sudah baik, Anda bisa membuat jendela kaca yang memberikan cahaya langsung dari luar.

  • Plafon Kubah Lengkung

Plafon kubah tidak hanya berbentuk miring ke kiri dan ke kanan saja. Lebih dari itu ada juga kubang yang agak melengkung yang memberikan kesan unik dan juga memberi kesan lega di dalam ruangan. Plafon kubah lengkung ini biasanya terbuat dari kayu dan juga timah. Semua kerangka ditata sedemikian rupa untuk memberikan kesan geometri yang jelas.

Bagian lengkungnya bisa digunakan untuk memasang aneka jenis lampu. Selain itu di sekelilingnya juga bisa dipasangkan beberapa pipa sirkulasi udara kalau ingin menggabungkan konsep exposed ceiling menjadi satu.

Kelebihan plafon kubah ini dibandingkan dengan plafon lain adalah kesan megah yang diberikan. Meski ruangannya tidak terlalu besar, plafon lengkung ini akan memberikan kesan lega. Plafon ini juga bisa dipasangkan dengan beberapa jendela di bagian bawahnya sehingga mirip bangunan kuno atau gereja.

Barangkali kekurangan dari plafon jenis ini adalah sulitnya memasang. Karena bentuknya lengkung, ada kemungkinan terjadi kerusakan bahan. Klau bahannya kayu, pemasangan harus dilakukan dengan hati-hati agar bentuk lengkungnya bisa dipertahankan dengan sempurna.

  • Plafon Dome
Plafon Dome - 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor

Plafon Dome – 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor – wikimedia

Plafon kubah lengkung hanya berbentuk lengkung sebagian saja. Sementara itu untuk jenis dome ini lengkungnya mirip dengan setengah bola. Plafon jenis ini memberikan ruangan yang luas di bagian atas. Kesan megah akan langsung didapatkan kalau menggunakan jenis plafon yang besar ini.

Bagian menarik dari plafon dome ini adalah kerangka yang digunakan untuk membuat bentuk setengah bola di bagian atas. Kerangka yang digunakan cukup banyak khususnya untuk menyokong kulit di sekelilingnya. Selain itu, desain juga harus presisi agar tidak terjadi kesalahan saat pemasangan.

Kekurangan dari plafon jenis ini adalah banyaknya biaya yang digunakan. Untuk plafon biasa mungkin hanya membutuhkan sedikit bahan saja. Namun, plafon jenis ini membutuhkan cukup banyak bahan dan sulit saat melakukan pemasangannya. Kalau sampai panelnya salah tempat tidak akan bisa membentuk dome yang sempurna.

Plafon dome banyak digunakan untuk langit-langit di ruang tamu. Selain itu bangunan yang membutuhkan sirkulasi udara yang baik seperti perpustakaan juga membutuhkannya.

  • Plafon Tingkat

Plafon tingkat adalah desain baru dari plafon yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat. Plafon ini memiliki bentuk yang unik karena ada tingkatan lapisan yang menempel di udara. Tingkatan ini digunakan untuk memberikan kesan estetika dan juga  memberikan tempat untuk lampu-lampu menempel degan lebih indah.

Plafon tingkat ini bisa dimanfaatkan untuk memberikan penerangan yang beraneka ragam. Lampu utama di bagian bawah digunakan untuk penerangan utama. Saat dinyalakan, ruangan akan terlihat lebih terang. Sementara itu lampu yang berada di plafon bagian atas bisa digunakan untuk memberikan kesan redup kalau dinyalakan.

Plafon tingkat ini cocok untuk ruangan tamu, ruangan keluarga, dan ruangan untuk tidur. Dengan tingkat pencahayaan yang bisa divariasikan, Anda tidak perlu lagi lampu tidur atau mematikan lampu agar bisa tidur dengan nyenyak.

  • Plafon Karakter

Plafon terakhir ini cocok untuk ruangan anak muda atau seseorang yang ingin mendesain ruangan jadi lebih personal. Bagian plafon biasanya cenderung menggunakan jenis plafon standar atau jenis kubah yang miring. Selanjutnya permukaan dari plafon bisa ditempeli dengan wallpaper atau ditambahi lukisan tertentu agar sesuai dengan keinginan.

Meski plafon karakter didesain khusus untuk memberikan kesan personal di setiap kamar yang dimiliki, elemen kesehatan tidak boleh diabaikan. Untuk sirkulasi udara bisa ditambahkan ventilasi di bagian samping. Kalau ventilasi tidak bisa ditambahkan, kipas angina atau AC wajib ada untuk memberikan kesan nyaman di dalam ruangan.

Baca Juga :

Demikianlah ulasan tentang jenis plafon yang cocok untuk rumah dan kantor. Kalau Anda butuh bahan untuk plafon atau berbagai kebutuhan untuk membangun rumah, silakan kunjungi www.isibangun.com.

2018-06-08T17:38:46+00:00 Juni 8th, 2018|Categories: plafon|

2 Comments

  1. […] 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor […]

  2. […] 10 Jenis Plafon Terbaik untuk Berbagai Desain Rumah dan Kantor […]

Leave A Comment