Lantai Keramik merupakan ubin lantai atau bahan flooring terpopuler di Indonesia. Motifnya yang beragam, ukurannya bervariasi dan harganya yang merakyat menjadi beberapa pertimbangannya. Bagaimana dengan Anda? Tertarik untuk menggunakan keramik sebagai pelapis lantai hunian kesayangan Anda?

Tanah liat adalah bahan utama untuk pembuatan jenis lantai ini, dengan ditambahkan lapisan glazur. Setidaknya terdapat dua macam keramik yang biasa digunakan untuk lantai, yakni homogoneus tile atau ubin porselin dan keramik berglazur.

Jenis dan Proses Pembuatan Lantai Keramik

Proses pembuatan keramik berglazur akan mencampurkan tanah liat dan kaolin. Selanjutnya dilakukan proses pembakaran dengan suhu mencapai 1000 derajat celcius. Tujuan pembakaran dengan suhu sangat tinggi tersebut bertujuan supaya menghasilkan ubin keramik yang kuat atau tidak mudah hancur kalau terendam di dalam air. Sesudah tahapan tersebut barulah diterapkan pelapisan dengan glazur.

Nah, kalau proses pembuatan ubin porselin dimulai dengan penggilingan berbagai bahan mentah berupa campuran tanah liat, pasir kuarsa dan feldspar. Campuran berbagai bahan tersebut akan menghasilkan bentuk bubur, yang selanjutnya akan dikeringkan.

Dengan tujuan agar supaya bentukan bubur tersebut menjadi butiran sangat halus. Setelah itu akan dipress sesuai bentuk ubin yang diinginkan. Proses seterusnya adalah pembakaran dengan menggunakan suhu lebih dari 1250 derajat celcius. 

Tingkatan suhu tersebut merupakan yang paling optimal guna menghasilkan pelapis lantai yang keras namun tidak getas. Kalau sudah melalui proses tersebut baru akan dipotong-potong berdasarkan ukuran ubin yang diinginkan. 

Bisa juga diterapkan proses pemolesan terlebih dulu. Tahapan tersebut merupakan yang paling banyak membutuhkan biaya. Itulah kenapa harga dari ubin porselin lebih tinggi, bila dibandingkan dengan ubin keramik berglazur. Tentunya harga yang lebih tinggi tersebut sepadan dengan kualitasnya.

Bagaimana Cara Mengenali Kualitas Keramik?

Sekarang ini sangat banyak ditemukan produk Lantai Keramik dengan beragam motif, ukuran, merek dan harga yang bervariasi di pasaran. Jadi sudah pasti untuk kualitas atau mutu lantai keramiknya akan berbeda-beda. Pada umumnya semakin bagus penampilan dan semakin mahal harganya, maka akan semakin bagus pula kualitasnya.

Itulah kenapa Anda akan menemukan bermacam kualitas keramik, yang biasanya dikenal dengan istilah KW1, KW2 dan KW3. 

Produk KW1 dianggap sebagai yang paling berkualitas atau nomor satu. Sebab produk ubin keramiknya tidak terdapat cacat dengan ukuran yang presisi. Karena itu produk dalam kategori ini akan dibanderol dengan harga paling tinggi dibandingkan dengan produk dengan kualitas di bawahnya.

Kalau produk berstandar KW2 biasanya terdapat cacat kecil, seperti adanya goresan di permukaan ubin sehingga membuat penampilannya kurang menarik dan akurasi warna serta ukurannya terkadang tidak sama. Meskipun terkadang kerusakan yang terlihat cenderung samar, tapi bagi yang memahaminya akan sangat mudah untuk mengenalinya.

Sedangkan untuk produk dengan standar KW3 akan sangat terlihat lebih jelas bagian kerusakan atau cacatnya di permukaan ubinnya. Selain itu warna dan penyimpangan ukuran terlihat sangat jelas. Jadi akurasi keduanya tidak bisa diandalkan.

Nah, dengan mengenal berbagai jenis kualitas lantai atau ubin keramik tersebut, tentunya bisa menjadi pengetahuan penting dalam pemilihan produknya. Kalau harganya sangat murah bisa jadi memang kualitasnya rendah. Maka dari itu penting untuk mencermati keterangan kualitas produk di bagian kemasan atau kardus pembungkusnya. 

Apa yang Menjadi Keunggulan Lantai Keramik?

Lantai Keramik begitu digandrungi oleh masyarakat di Indonesia, sehingga mayoritas hunian menggunakan pelapis lantai tersebut. Hal itu bisa terjadi karena memang bahan flooring ini memang memiliki banyak keunggulan, bila dibandingkan dengan pelapis lantai lainnya. Nah, apa sebenarnya yang menjadi keunggulannya?

  • Jenis lantai ini terbukti lebih kuat dan tahan lama
  • Daya serap terhadap air relatif rendah
  • Cara merawatnya juga paling gampang
  • Sangat banyak pilihan motif, ukuran serta warna yang beragam
  • Lebih sehat daripada penggunaan karpet lantai yang mudah menyimpan debu
  • Banyak toko bangunan yang menjualnya, sehingga mudah menemukan beragam model ubin keramik
  • Penampilan keramik mampu menghadirkan kesan menawan dan membuat suasana rumah atau bangunan menjadi lebih hidup. Anda pun bisa memilih model atau motif ubin keramik tertentu, agar bisa disesuaikan dengan konsep bangunan baik modern, tradisional atau pun gaya minimalis.

Memang di samping berbagai keunggulan di atas, ubin keramik juga memiliki kekurangan tertentu. Apa sajakah kelemahannya? Jenis lantai ini relatif mudah menghantarkan hawa dingin, sehingga untuk sebagian orang tidak nyaman dengan kondisi tersebut.

Sambungan antar keramik atau dikenal dengan istilah nat, terkadang sulit untuk dibersihkan dari timbunan kotoran dan debu. Dengan begitu, akan sangat mengganggu penampilan lantai keramiknya. Jenis pelapis ini juga bisa pecah atau mengalami retak. Untuk itu harus ekstra hati-hati ketika membawa dan juga saat proses pemasangannya. 

Namun, sebenarnya berbagai macam kekurangan ubin keramik tersebut masih bisa diatasi dengan mudah. Dengan melakukan berbagai antisipasi yang tepat, maka bisa menutupi berbagai kelemahan bahan flooring tersebut. Seperti mengatasi kotoran pada nat, bisa diatasi dengan sering mengepel atau membersihkan lantai. Sehingga tidak terjadi penumpukan kotoran.

Hawa dingin yang terasa pada permukaan ubin keramik justru disukai sebagian orang. Apalagi kalau cuaca sedang panas, maka lantai ini bisa meredam hawa panas tersebut. Nah, karena keramik rentan retak atau pecah, maka jangan sampai meletakkan benda yang terlalu berat di atas lantai keramiknya.

Penting pula untuk memastikan teknik pemasangannya. Oleh karena itu jangan serahkan pengerjaan pemasangan ubin keramik ke sembarang orang. Pastikan mereka adalah tenaga ahli profesional dan sangat berpengalaman di bidang tersebut. Untuk lebih memastikan bahan flooring tersebut terpasang dengan sempurna. 

Penting pula untuk memilih produk Lantai Keramik dengan kualitas memadai. Agar memiliki kekuatan dan akurasi ukuran yang bagus. Dengan demikian bisa mencegah kerusakan lantai, dan bisa bertahan lebih lama.

Kalau produk pelapis lantainya bermutu tinggi, dibarengi dengan teknik pemasangan yang tepat, dan cara perawatan yang benar serta rutin tentunya bisa menjaga kondisi lantainya dengan baik. Sehingga ubin keramiknya lebih tahan lama, dan selalu terlihat menawan. Sehingga menambah kenyamanan dan betah berlama-lama di dalam rumah.

Saran untuk Pemilihan Ukuran Lantai Keramik

Lantai Keramik diproduksi dengan aneka motif, ukuran dan warna yang sangat bervariasi. Banyaknya pilihan ukuran ubin keramik itulah, maka memudahkan pengguna untuk menyesuaikannya dengan luas lantai bangunannya. Bila tepat dalam mengaplikasikannya maka bisa menciptakan kesan ruangan lebih lega dan mengesankan. 

Banyaknya pola yang didesain dengan indah menjadikan pelapis lantai ini semakin digemari masyarakat. Apalagi kalau pintar dalam penentuan ukuran ubin keramiknya. Ubin keramik dengan ukuran besar mampu menghadirkan penampilan terbuka dan memberikan kesan ruangan yang lebih luas. Sedangkan produk berukuran kecil akan menghadirkan kesan bersih dan rapi. 

Sebenarnya pemilihan ukuran ubin keramik sangat tergantung dari kebutuhan atau keinginan penggunanya. Anda bisa lebih leluasa menentukan ukurannya untuk disesuaikan dengan ukuran furnitur atau perabot di dalam hunian. 

Kalau banyak perabotan berukuran besar dan berat sangatlah tepat kalau lebih mengaplikasikan ubin keramik berukuran besar juga. Sebaliknya jika ruangan hanya akan diisi dengan perabotan ringan dan berukuran kecil, maka sangat tepat kalau memadukannya dengan ubin keramik berukuran kecil.

Nah, bila Anda ingin membeli Lantai Keramik BERKUALITAS namun dengan HARGA LEBIH MURAH, sangat disarankan untuk mengunjungi IsiBangunan.com. Ada beragam motif, ukuran dan merek ternama yang bisa

Please rate this