Yuk, Buat Kesan Hunian Lebih Hangat dengan Lantai Vinyl Kayu!

2018-08-01T02:30:11+00:00Maret 3rd, 2018|Categories: Lantai Vinyl|Tags: , , , |

lantai vinylSetiap orang tentu menginginkan hunian yang apik. Dengan demikian, suasana di dalam rumah pun akan semakin nyaman sehingga si penghuni menjadi betah untuk tinggal berlama-lama. Maka dari itu, tidak sedikit orang yang rela membangun tempat tinggalnya sedemikian apik dan menghabiskan banyak dana untuk hal tersebut.

Raewyn Brandon pernah berkata, “Making the simple complicated is commonplace, making the complicated simple, awesomely simple, is creativity.” 

Pada dasarnya, ada beragam cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hunian yang apik. Umumnya Anda bisa menambahkan taman yang tertata cantik, membeli berbagai furnitur dan hiasan untuk kebutuhan interior, menggunakan cat dinding atau kertas pelapis dinding alis wallpaper yang menarik. Namun satu hal yang sering terlewatkan, pemilihan lantai yang tepat juga rupanya dapat memberikan kesan yang tak kalah impresif.

Sejarah Tren Lantai Motif Kayu

Lantai Vinyl

Sejarah Tren Lantai Motif Kayu – Lantai Vinyl

Negara-negara di Amerika dan Eropa serta Jepang sudah sejak lama menggunakan bahan kayu sebagai material utama dalam membuat lantai rumah. Di samping kesan natural yang menghangatkan, motif kayu alami yang juga menunjukkan serat-seratnya juga dapat memberikan kesan elegan tersendiri. Tak lupa, yang paling penting, material ini juga teruji kualitas dan keawetannya sejak ratusan tahun silam.

Berasal dari Eropa

Lantai Vinyl

Berasal dari Eropa – Lantai Vinyl

Sebelum abad XVII, pengerjaan kayu untuk bahan konstruksi interior dikerjakan menggunakan tangan secara manual. Untuk menghaluskan serabut serat yang menempel, mereka menggunakan segenggam pasir. Harga kayu kala itu pun sangatlah tinggi sehingga hanya orang-orang berada yang dapat memiliki lantai kayu dengan kualitas terbaik.

Populernya lantai kayu yang kemudian disebut dengan parket ini pun berasal dari tanah Eropa. Berasal dari Bahasa Perancis, parket didefinisikan sebagai potongan kayu yang digunakan sebagai efek dekoratif dengan pola geometris mozaik.

Di tahun 1684, lantai marmer yang sebelumnya sangat mendominasi tergantikan oleh kehadiran lantai kayu ini. Adapun keunggulan parket dibandingkan marmer yang cantik tersebut adalah karena marmer memerlukan pencucian yang sering dan mengakibatkan balok di bawah lantai cenderung mudah busuk.

Memasuki Amerika

Lantai Vinyl

living room – Lantai Vinyl

Di Amerika, momen penggunaan lantai kayu yang paling terkenal adalah saat Boston Celtics, salah satu tim basket terbesar di Amerika Serikat, menggunakan parket di rumah asli Boston Celtics Arena di tahun 1946 yang kemudian dipindahkan secara utuh ke Boston Garden enam tahun kemudian. Kayu yang masih utuh bahkan setelah mengalami proses pemindahan tersebut tetap awet hingga tahun 1999 karena dipotong dan dijadikan suvenir.

Dalam catatan yang lain, parket yang sebelumnya Sudah populer di Eropa kemudian diperkenalkan secara lebih luas kepada publik Amerika pada tahun 1994. Kekuatan laminated dalam konstruksi kayu membuatnya menjadi tahan gores karena kandungan alumunium oksida. Didukung dengan teknologi MDF dan HDF, kayu juga menjadi lebih tebal sehingga lebih awet.

Lantai Vinyl Motif Kayu

Lantai Vinyl

floor – Lantai Vinyl

Di Indonesia sendiri, hingga kini menggunakan parket kayu sebagai lantai masih terkesan eksklusif. Pasalnya, kualitas yang dihasilkan dari blok-blok kayu tersebut sebanding dengan harga yang ditawarkan.

Sebagai alternatif, lantai vinyl dengan motif kayu menjadi pilihan yang menguntungkan. Pada dasarnya, vinyl merupakan bahan yang digunakan untuk mempercantik ruangan dan ditempelkan di atas lantai keramik yang sebelumnya Sudah ada. Agar lebih mudah, kertas pelapis ini dapat diibaratkan sebagai wallpaper tetapi yang digunakan untuk lantai. Dengan demikian, Anda pun tidak perlu membongkar keramik yang sudah dipasang sebelumnya.

Dari segi harga, lantai vinyl tidaklah terlalu mahal. Meski begitu, kualitas yang dihasilkan juga tidaklah mengecewakan. Anda yang ingin mempercantik tampilan rumah dengan lantai motif kayu dapat menggunakan alternatif ini dengan biaya yang lebih ekonomis tetapi tetap estetik.

Kelebihan Lantai Vinyl

Lantai Vinyl

Keunggulan Lantai Vinyl – Lantai Vinyl

Sejak kemunculannya, lantai vinyl menjadi primadona di kalangan orang-orang yang ingin mempercantik tampilan hunian—terutama kebutuhan indoor—dengan biaya yang tidak terlalu tinggi. Pemasangannya pun mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga sebenarnya Anda dapat melakukannya sendiri. Untuk lebih lengkapnya, berikut hal-hal yang menjadi keunggulan lantai vinyl dengan motif kayu sebagai alternatif lantai parket.

Memiliki permukaan yang lebih halus

Lantai Vinyl

Memiliki permukaan yang lebih halus – Lantai Vinyl

Pernahkah Anda berpijak dan menyentuh langsung lantai yang menggunakan material parket kayu? Jika diamati dan dirasakan secara seksama, Anda akan menemukan bahwa permukaan

parket kayu tidaklah sehalus yang terlihat. Karena keaslian bahan inilah, Anda tetap akan menemukan sedikit ketidakhalusan pada permukaan.

Berbeda dengan lantai vinyl yang memberikan motif kayu, karena pada dasarnya bahan ini merupakan semacam kertas pelapis, maka permukaan yang dihasilkan pun jauh lebih lembut dan halus dibandingkan parket kayu. Anda pun tidak perlu takut terjatuh atau terpeleset karena faktor licin yang pada kenyataannya tidaklah dihasilkan oleh bahan vinyl. Dengan demikian, langkah kaki pun menjadi lebih nyaman dan aman.

Kaya variasi dan mudah diganti

Lantai Vinyl

Kaya variasi dan mudah diganti – Lantai Vinyl

Selera orang dapat berganti-ganti. Hari ini boleh jadi Anda ingin mempercantik rumah dengan nuansa wooden floor yang elegan, tetapi di kemudian hari ingin menggunakan konsep bebatuan yang tidak kalah alami. Jika harus mengganti dengan keramik yang baru setiap ingin mengganti suasana sesuai mood, tentu akan sangat repot, bukan?

Untungnya, lantai vinyl memiliki sangat banyak variasi desain. Anda bisa mengganti motif vinyl sesuai keinginan—kayu, bebatuan, rumput, pola geometri, warna-warni cantik, dan lain-lain. Proses penggantiannya pun cukup mudah, yakni melepas yang lama dan kembali memasang yang baru menggunakan lem. Bila memungkinkan, Anda pun tidak harus memanggil tukang atau pihak lain untuk mengerjakannya sehingga mengurangi cost pengerjaan.

Lentur, Fleksibel, dan Nyaman

Lantai Vinyl

Lentur, Fleksibel, dan Nyaman – Lantai Vinyl

Material ini sangatlah lentur dan fleksibel sehingga Anda akan sangat mudah dalam memasang maupun melepasnya. Bila terjadi ‘penyok’, sifat lentur yang dimiliki membuat vinyl mudah kembali ke bantuknya yang semula.

Berjalan di atas lantai ini juga terasa lembut dan nyaman. Ada lapisan di dalam lantai vinyl yang membuatnya tidak keras sehingga berdiri berlama-lama di atasnya pun tidak akan membuat telapak kaki sakit dan lelah. Anda yang memiliki anak-anak pun tidak perlu khawatir membuat si kecil cedera karena terantuk permukaan yang keras seperti keramik dan marmer.

Perawatan yang ringan dan simpel

Lantai Vinyl

Perawatan yang ringan dan simpel – Lantai Vinyl

Lantai yang cantik tanpa memerlukan perawatan yang neko-neko tentu menjadi idaman banyak orang. Pun dengan lantai vinyl, Anda tidak akan membutuhkan hal-hal khusus untuk merawat keindahan lantai yang satu ini.

Untuk membersihkan sehari-hari, Anda bisa menggunakan sapu atau penyedot debu alias vacuum cleaner seperti dalam membersihkan lantai pada umumnya. Jika terdapat noda yang menempel pun, Anda tidak perlu khawatir. Gunakan kain lap untuk mengepel kotoran tersebut dengan air atau campuran bahan pembersih.

Namun sebagai catatan, jangan biarkan lantai terlalu lama basah setelah dipel. Hal ini semata untuk menjaga dan melindungi lapisan bagian dalam dan perekat vinyl. Karena itulah, Anda Perlu untuk segera mengeringkan lantai vinyl jika selesai mengepel atau ketumpahan cairan.

Memiliki daya tahan yang baik

Lantai Vinyl

Memiliki daya tahan yang baik – Lantai Vinyl

Lantai vinyl bukan terbuat dari bahan-bahan yang keras, melainkan PVC. Kendati demikian, jangan meremehkan segi keawetan material yang satu ini. Beberapa produsen vinyl bahkan mengklaim bahwa produknya dapat bertahan hingga 10-15 tahun. Sangat mengesankan, bukan?

Keawetan dan ketahanan lantai vinyl ini pun juga dipengaruhi dari faktor lain selain teknologi yang diterapkan dalam proses pembuatannya. Perawatan yang dilakukan juga memberikan andil yang cukup besar. Seperti yang disebutkan sebelumnya, merawat lantai vinyl pun bukan perkara yang susah. Selain rajin membersihkan dan menjaga permukaannya tetap kering, Anda juga perlu menghindari menggeser-geser furnitur atau melakukan aktivitas yang menyebabkan lantai vinyl tergores dan rusak. Pasalnya, vinyl yang rusak tidak dapat diperbaiki, tetapi justru harus diganti.

Panduan Memasang Lantai Vinyl

Lantai Vinyl

Panduan Memasang Lantai Vinyl – Lantai Vinyl

Bila ini kali pertama Anda akan menggunakan lantai vinyl dan ingin mengerjakannya sendiri, tidak perlu khawatir. Panduan berikut ini dapat Anda ikuti untuk pemasangan lantai vinyl tanpa harus memanggil tukang.

Persiapkan Ruangan

Lantai Vinyl

Persiapkan ruangan – Lantai Vinyl

Aturan utama sebelum Anda mulai bergerilya adalah dengan mempersiapkan ruangan yang akan dipasangi vinyl. Langkah ini sebenarnya tidaklah merepotkan, tetapi sedikit memakan waktu—terutama jika belum pernah berpengalaman sebelumnya.

  • Ukur luas ruangan

Sebelum membeli vinyl, Anda harus lebih dulu memastikan bahwa ukuran vinyl yang akan dibeli sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Gunakan meteran dan lakukan pengukuran secara akurat. Saat membeli vinyl, ada baiknya Anda memesan dengan ukuran yang sedikit lebih banyak dari ukuran yang semestinya. Hal ini sebagai antisipasi jika terjadi kekurangan atau kerusakan dalam pengerjaan.

  • Pastikan permukaan dalam keadaan bersih

Anda bisa menyingkirkan karpet yang menutupi permukaan lantai, berikut dengan furnitur yang ada di dalam ruangan sehingga vinyl dapat melapisi seluruh ruangan (atau sesuai keinginan). Selain itu, pastikan lantai juga dalam keadaan bersih dari hal-hal lain seperti paku yang menempel, bekas ambang pintu, dan sebagainya. Buat permukaan lantai menjadi sehalus dan serata mungkin.

  • Siapkan lapisan dasar

Untuk tingkat kehalusan yang maksimal, Anda perlu menyiapkan lapisan dasar, yakni lapisan setebal ¼ inci yang terbuat dari kayu lapis. Selain untuk menghaluskan permukaan lantai, lapisan ini juga berfungsi sebagai dasar yang kokoh.

Pasang lapisan ini di ruangan yang akan dikerjakan dan diamkan selama 2 sampai 3 hari. Dengan demikian, lapisan dasar dapat menyesuaikan tingkat kelembapan dalam ruangan tersebut dan menghindari lantai vinyl menjadi retak atau pecah ketika dilakukan pemasangan setelahnya. Anda akan memerlukan stapler khusus untuk memasang lapisan ini.

  • Haluskan lapisan dasar

Langkah terakhir sebelum memasang vinyl adalah dengan menghaluskan permukaan lapisan dasar. Gunakan sander untuk meratakan setiap tepi yang tidak bertemu atau gumpalan yang tersembunyi. Pada sekat di antarlapisan, tambal dengan zat pengisi.

  • Pasang lantai vinyl

Pada dasarnya ada dua tipe vinyl, yakni glue down dan self stick. Seperti namanya, glue down berarti mengharuskan Anda untuk memberi lapisan lem untuk merekatkan vinyl. Sementara itu, self stick boleh dibilang sebagai produk yang ready karena sudah dilengkapi dengan zat perekat.

Pasanglah lantai vinyl sesuai polanya. Pasang dengan menggunakan perasaan sehingga permukaan yang dihasilkan rata dan tidak membuat Anda bekerja dua kali (bisa menggunakan roller untuk membantu). Tunggulah beberapa jam hingga zat perekat bekerja dengan sempurna dan mengering seperti yang tertulis dalam instruksi dan petunjuk penggunaan produk.

Penting untuk diketahui bahwa zat perekat boleh jadi memiliki elemen yang dapat berbahaya bagi tubuh. Karena itu, pastikan ruangan tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik sekaligus mempercepat proses pengeringan.

Panduan Merawat dan Membersihkan Lantai Vinyl Agar Awet

Lantai Vinyl

Panduan Merawat dan Membersihkan Lantai Vinyl Agar Awet – Lantai Vinyl

Lantai vinyl memang memiliki daya tahan yang baik, tetapi bukan berarti Anda tidak perlu melakukan apa pun untuk menjaga keawetannya. Agar meminimalisasi terjadinya kerusakan pada vinyl dan membuatnya bertahan lebih lama, berikut cara yang dapat Anda lakukan.

Membersihkan secara rutin

Lantai Vinyl

Membersihkan secara rutin – Lantai Vinyl

Seperti lantai pada umumnya, sapulah lantai vinyl secara rutin. Paling tidak,  bersihkan satu kali dalam satu hari. Anda juga bisa menggunakan vacuum cleaner jika tidak ingin terlalu lelah membersihkan debu yang mudah beterbangan.

Segera membersihkan tumpahan

Lantai Vinyl

Segera membersihkan tumpahan – Lantai Vinyl

Cairan apa pun yang tumpah dan mengenai lantai vinyl, jangan menunggu waktu lama untuk segera membersihkan dan mengeringkannya. Terutama bila cairan yang tumpah berupa minuman bergula yang sangat cepat menimbulkan noda, Anda harus lebih sigap dalam membereskannya.

Hindari menggunakan pembersih yang bersifat abrasif

Lantai Vinyl

Hindari menggunakan pembersih yang bersifat abrasif – Lantai Vinyl

Tidak semua jenis pembersih dapat Anda gunakan. Pasalnya, zat-zat kimia yang bersifat abrasif dalam pembersih tertentu dapat memudarkan hingga menghilangkan kilau pada lantai vinyl. Sayang sekali, bukan?

  • Menggunakan cuka untuk sehari-hari

Untuk penggunaan sehari-hari, Anda dapat menggunakan pembersih khusus vinyl yang banyak dijual di pasaran. Jika ingin berkreasi sendiri, Anda bisa menggunakan cuka yang ada di dapur sebagai campuran pembersih. Campurkan segelas apple cideri vinegar dengan 4 liter air (bisa disesuaikan dengan komposisi sesuai kebutuhan).

Gunakan pel dengan bahan yang lembut untuk mengepel permukaan lantai. Tidak perlu takut ruangan akan menjadi bau cuka. Bersama dengan mengeringnya cairan ini, aroma cuka yang khas juga turut menghilang.

  • Menggunakan sabun pencuci piring atau soda kue untuk noda membandel

Ada kalanya lantai vinyl menjadi kotor karena sesuatu dan menyebabkan noda yang cukup membandel. Bila membersihkan dengan cuka saja tidak cukup, maka Anda bisa menambahkan satu sendi makan sabun pencuci piring untuk mengangkat kotoran tersebut. Formula dalam sabun pencuci ini dapat mengangkat kotoran yang sudah terlanjur meresap ke dalam lantai dengan lebih baik. Tak lupa, gunakan sikat nilon untuk hasil lebih optimal.

Baca Juga :

Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah menggunakan soda kue. Caranya, campurkan soda kue dengan air sehingga membentuk gumpalan pasta yang cukup tebal. Gosokkan pasta tersebut dengan kain lembut pada bagian lantai yang bernoda. Perlu diingat, meskipun cara ini sangat efektif, tetapi jangan terlalu sering melakukannya. Soda kue memiliki sedikit sifat abrasif sehingga gunakan metode ini seminimal mungkin.

  • Menggunakan WD-40 untuk menghilangkan goresan halus

Salah satu kekurangan lantai vinyl adalah bahannya yang rentan tergores. Untuk kasus goresan ringan, Anda bisa memanfaatkan minyak jojoba atau WD-40. Tuangkan bahan tersebut di atas sebuah kain yang lembut untuk mengepel lantai.

Selain beberapa hal di atas, Anda juga perlu mengetahui beberapa hal untuk menjaga keawetan lantai vinyl seperti:

  • tidak membilas sisa sabun dengan bersih;
  • membiarkan basah bekas mengepel terlalu lama; dan
  • menyikat terlalu keras.

Kini, menemukan lantai vinyl kayu menjadi lebih mudah. Namun bila ingin mendapatkan yang benar-benar jaminan kualitas dengan harga terbaik, Anda bisa mendapatkannya di isibangunan.com. Beragam desain dan produk pendukung untuk membuat hunian Anda menjadi lebih cantik pun tersedia dengan garansi mutu tinggi.

Untuk info atau Pemesanan melalui WhatsApp Klik Di sini

Komentar

Leave A Comment