Siapa yang tidak ingin memiliki rumah dengan lantai yang terlihat sangat menarik perhatian. Tentunya. Semua menginginkan hal itu. Namun, banyak di antara Anda yang erasa bingung dalam memilih jenis pelapis lantai yang seperti apa yang cocok untuk rumah Anda. Karena, semakin canggih teknologi sekarang ini, para pengusaha khususnya yang memproduksi pelapis lantai pasti berbondong-bondong untuk menciptakan sesuatu yang baru demi memenuhi kebutuhan para pelanggannya.

JT Vinyl PVC 1397

Mulai dari pelapis lantai vinyl, keramik, hingga granit tentunya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

 

Namun, seperti yang bsudah kita ketahui sekarang ini, jenis pelapis lantai vinyl sangat lebih unggul daripada jenis-jenis pelapis lantai lainnya seperti keramik atau granit. Karena, lantai vinyl mampu memberikan penampilan yang elegan dengan tampilan alaminya dan tentunya lebih nyaman digunakan.

 

Elektabilitas yang tinggi membuat para perusahaan yang memproduksi lantai vinyl pun semakin berkembang pesat. Hal ini dibuktikan dari adanya berbagai jenis lantai vinyl yang banyak sekali kita temui.

 

Di sisi lain, penggunaan lantai vinyl ini pun tentunya memiliki banyak sekali kekurangan yang sebanding dengan keramik atau jenis pelapis lainnya.

 

Apa saja kekurangannya? Berikut ini kami akan memberitahu apa saja perbandingan dari kedua lantai tersebut. Lebih bagus mana, vinyl atau keramik? Mari simak artikel berikut.

 

  1. Kenalan dengan Lantai Vinyl

Apakah Anda sudah mengetahui lantai vinyl sebelumnya? Jika belum, setelah membaca artikel berikut, pasti Anda akan mengerti dan memahami apa itu lantai vinyl.

 

Lantai vinyl memiliki jenis berbagai macam, dengan cara pembuatannya yang sama.

 

Lantai vinyl adalah produk yang dibuat dari plastik PVC (Polyvinyl Chloride) dan bahan-bahan campuran lainnya seperti pewarna, pengatur keseimbangan, plasticizer, dan pengisi.

 

Cara pembuatannya pun bisa dikatakan cukup sederhana. Plastik dan bahan-bahan adiktif lainnya yang sudah disebutkan tadi akan dicampur menjadi bahan pembuat lantai vinyl yang berbentuk seperti pellet atau butiran plastik. Setelah itu, campuran tersebut dipanaskan sehingga meleleh dan berbentuk seperti adonan.

 

Pada langkah ini, campuran yang akan menjadi lantai vinyl roll atau lembaran akan diletakkan pada bahan pendukung lainnya, sedangkan campuran yang akan menjadi papan atau ubin akan dibentuk seperti lembaran. Segala tekstur flooring yang diinginkan dibentuk pada langkah ini juga, lalu lembaran vinyl tersebut masuk mesin pemotong dan dipotong sesuai kebutuhan.

 

Setelah semuanya siap, produk siap dipasarkan.

 

Selain pembuatannya yang sederhana, lantai vinyl juga sangat awet dan tahan lama. Namun, ada juga sebuah bahaya besar yang dihasilkan dari produk vinyl ini, karena produk vinyl ini mengandung VOC (Votatile Organic Compuds) sehingga zat berbahaya ini menyebar melalui udara. Dan tentunya hal ini bisa terjadi dan akan merusak kesehatan Anda juga.

 

Tapi, tidak usah khawatir, berbagai perusahaan pun semakin hari semakin mengatasi kendala tersebut. Mereka semua banyak yang mengurangi bahan-bahan berbahaya yang terkapar di dalam produk lantai vinyl tersebut.

  • Kelebihan dan Kekurangan Lantai Vinyl
  • Kelebihan
  1. Lantai vinyl memiliki berbagai macam motif yang menarik yang dapat mengubah pandangan yang biasa saja menjadi tampak istimewa
  2. Mudah dalam pemasangannya. Karena produk pelapis lantai yang satu ini hanya membutuhkan perekat dalam memasangnya, dan pastikan permukaan lantai Anda sudah bersih dan kering agar vinyl mampu bertahan lama
  3. Lantai vinyl mudah dibersihkan, cukup dengan dipel dan disapu saja secara rutin.
  4. Lantai vinyl memiliki permukaan yang halus karena dilapisi busa dan berbeda dengan lantai keramik. Sehingga membuat vinyl sangat digemari.
  5. Dapat bertahan lama hingga lebih dari dua puluh tahun jika dalam perawatan yang rutin.
  6. Tahan terhadap air dan juga api
  7. Lantai vinyl mampu menahan beban yang cukup berat karena terbuat dari plastik yang dioleh sehingga membuat vinyl menjadi sulit untuk rusak.

 

  • Kekurangan

 

  1. Lantai vinyl yang terbuat dari PVC memiliki kandungan VOC (votatile organic compounds) yang dilepaskan ke udara yang bisa mempengaruhi kesehatan. Meskipun sebagian produsen mulai mengurangi kandungan PVC pada material lantai vinyl, salah satu antisipasi yang bisa kita lakukan adalah memastikan adanya sirlukasi udara yang cukup baik di dalam rumah atau pada ruangan tersebut.
  2. Lantai vinyl tidak tahan terhadap tusukan benda tajam terutama jika terkena pisau, silet, cutter, dll. Kaki furnitur yang ada di atas lantai vinyl bisa juga menjadi benda tajam, terutama jika kaki furnitur tersebut tidak dilapisi bahan karet. Usahakan saat melakukan pemindahan furnitur, kita mengangkat furnitur tersebut bukan menggesernya.
  3. Lantai vinyl tidak tahan terhadap tusukan benda tajam terutama jika terkena pisau, silet, cutter, dll. Kaki furnitur yang ada di atas lantai vinyl bisa juga menjadi benda tajam, terutama jika kaki furnitur tersebut tidak dilapisi bahan karet. Usahakan saat melakukan pemindahan furnitur, kita mengangkat furnitur tersebut bukan menggesernya.
  4. Kenalan dengan Lantai Keramik

Keramik adalah jenis pelapis lantai yang terbuat dari tanah liat yang dilapisi oleh glazur. Ada dua jenis keramik, yaitu berglazur dan ubin porselin atau homogeneus tile. Pembuatan keramik berglazur adalah dengan mencampur bahan tanah liat dengan kaolin, kemudia dibakar hingga 10000c. Pembakan ini dilakukan agar keramik  tidak mudah hancur.

 

Sementara pada ubin porselin, tahap awal pembuatannya dengan melalukan penggilingan bahan-bahan mentah campuran feldspar, pasir kuarsa, dan tanah liat. Campuran tersebut akan berbentuk bubur yang kemudian dikeringkan, sehingga menjadi butiran sangat halus, lalu dipress ke bentuk ubin. Setelah itu barulah masuk ke tahap pembakaran dengan suhu di atas 12500c.

Hal ini lah yang menyebabkan keramik ubin porselin memiliki harga lebih tinggi daripada keramik glazur.

Keunggulan dan Kekurangan Keramik

  • Keunggulan

 

  1. Keramik lebih kuat dan tahan lama
  2. Daya serap airnya rendah
  3. Perawatan yang mudah
  4. Tersedia berbagai ukuran, motif dan warna
  5. Lebih sehat dari beberapa jenis pelapis lantai
  6. Mudah didapatkan
  7. Keramik mampu memberikan tampilan estetis

 

  • Kekurangan

 

  1. Bahan keramik menghantarkan dingin sehingga kurang nyaman di kaki
  2. Cela-cela antara keramik sangat sulit dibersihkan
  3. Pemasangan yang terbilang sulit
  4. Mudah pecah, jadi harus berhati-hati

Nah, itu adalah perbandingan dua jenis pelapis lantai yang bisa Anda baca jika Anda masih kebingungan ingin menggunakan lantai vinyl atau keramik. Tidak ada masalah untuk keduanya, keduanya sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan. Jadi, Anda hanya tinggal menyesuaikannya saja sesuai kebutuhan Anda.

Anda bisa mendapatkan bahan-bahan tersebut di toko kami dengan mudah. Anda juga bisa bertanya-tanya seputar dekorasi bangunan kepada tim kami, dan kami akan membantu Anda memecahkan masalahnya.

www.isibangunan.com

Follow like dan subcribe Media Sosial Kami

Facebook Page : @isibangunancom

Instagram : @isi_bangunan

Youtube : https://www.youtube.com/channel/isibangunan

Please rate this