Mengenal Paku Keling: Jenis Dan Harganya

2018-01-17T08:00:02+00:00 Januari 17th, 2018|Categories: Bangunan|Tags: , , , , |

Sambungan keling atau sambungan rivet merupakan metode penyambungan permanen untuk menghubungkan satu bagian (biasanya pelat) dengan bagian lainnya. Metode penyambungan ini menggunakan paku yang disebut paku keling atau paku rivet. Paku keling merupakan paku yang terbuat dari logam yang terdiri dari bagian kepala dan batang.

Membuat sambungan dengan menggunakan paku keling bersifat permanen karena bagian ujung pangkal paku keling lebih besar dibanding bagian batangnya. Saat ini, metode penyambungan dengan paku keling umumnya digunakan untuk menyambung pelat yang sulit dilas. Selain itu, paku keling berukuran kecil sering digunakan pada peralatan rumah tangga maupun alat-alat elektronik.

Fungsi sambungan rivet

Paku rivet - tokopedia.net

Paku rivet – tokopedia.net

 

Sambungan rivet sering digunakan dalam:

  • Sambungan dalam konstruksi baja dan konstruksi logam ringan. Contohnya pada konstruksi jembatan.
  • Sambungan dalam instalasi kedap dan bertekanan seperti pada konstruksi ketel dan pipa bertekanan tinggi
  • Sambungan dalam instalasi kedap tanpa tekanan seperti pada tangki dan cerobong asap
  • Sambungan pada pelat-pelat logam seperti pada konstruksi kendaraan, termasuk pesawat terbang

Sambungan rivet memiliki keunggulan sebagai berikut:

  • Sambungan rivet cukup sederhana sehingga mudah dibuat. Selain itu, harga paku rivet yang murah juga menjadi kelebihannya.
  • Pemeriksaan sambungan lebih mudah
  • Sambungan rivet memang bersifat permanen namun dengan trik tertentu sambungan tersebut dapat dibuka. Salah satu trik tersebut adalah dengan memotong kepala paku rivet.

Hanya satu kelemahan metode sambungan rivet yaitu perlu dilakukan pengeboran lubang terlebih dahulu. Hal ini dapat menimbulkan risiko kemungkinan terjadinya karat di sekitar lubang yang dibuat.

Jenis-jenis paku rivet

Paku rivet - 4.bp.blogspot.com

Paku rivet – 4.bp.blogspot.com

 

Paku rivet terbuat dari bahan baja lunak, baja keras, kuningan, tembaga, atau aluminium tergantung dari jenis sambungan dan beban yang akan diterima oleh sambungan. Adapun jenis-jenisnya terbagi menjadi tiga yaitu:

  1. Paku rivet kepala utuh
  2. Paku rivet kepala setengah terbenam
  3. Paku rivet kepala terbenam

Kepala paku rivet masih dapat dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu:

  1. Tipe snap head, sering digunakan untuk pekerjaan konstruksi
  2. Tipe counter sunk head, sering digunakan dalam pembuatan kapal
  3. Tipe conical head, sering digunakan dalam pembuatan produk-produk kerajinan tangan
  4. Tipe pan head, kepala paku rivet tipe ini memiliki kekuatan yang lebih besar namun sukar dibentuk

Berdasarkan diameter dan penggunaannya, paku rivet juga dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  1. Structural rivet, memiliki diameter 12-45 mm
  2. Boiler rivet, memiliki diameter 12-50 mm
  3. Small rivet, memiliki diameter 2-10 mm

Selain jenis-jenis di atas, terdapat dua jenis lain yang memerlukan pemasangan yang cukup berbeda, yaitu:

Paku rivet eksplosif

http://cdn.elevenia.co.id

cdn.elevenia.co.id

Dinamakan demikian karena paku rivet jenis ini memiliki bahan eksplosif di dalam ujung tangkai paku. Bahan eksplosif ini berfungsi untuk mengembangkan ujung tangkainya sehingga membentuk sebuah sambungan rivet.

Paku rivet eksplosif tidak dipasang dengan cara dipukul-pukul seperti pemasangan biasa. Paku rivet eksplosif yang telah dimasukkan ke dalam lubang sambungan akan dipanaskan dengan nyala api. Pemanasan ini akan menyebabkan bahan eksplosif di ujung tangkai meletus sehingga ujung tangkai menjadi mengembang dan membentuk sambungan rivet.

Paku rivet buntu (blind rivet)

alicdn.com

alicdn.com

Paku rivet buntu disebut juga dengan pop rivet. Paku jenis ini dapat dipasang pada bagian sambungan yang hanya memiliki jalan masuk pada satu sisi lubang saja. Pop rivet memerlukan alat pemasang khusus yang disebut drive rivet (rivet gun).

Harga paku rivet

Harga paku rivet di pasaran bergantung pada tipe dan ukuran diameternya. Produk ini dijual dalam kemasan dus yang berisi 25 buah.  Kisaran harganya mulai dari Rp5000 hingga Rp70.000.

Leave A Comment